ansorgenteng.blogspot.co.id

ansorgenteng.blogspot.co.id

Sabtu, 04 Maret 2017

Gebrakan Polsek Genteng,Musholla Polsek Akan Direhab dan Digeser 23 Derajat Tepat Kearah Kiblat

GENTENG – Polsek Genteng akan punya gawe. Musholla yang berada di kompleks polsek dan dibangun pada 1989 akan direhab.Untuk  menentukan arah kiblat di musholla, menggandeng Tim Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU)  Cabang Banyuwangi .

Jumat pagi 3 maret 2017,Tim Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama Cabang Banyuwangi mengukur akurasi arah kiblat mushola genteng. Tim ini terdiri dari Sekertaris LFNU, Gufron Musthofa, Wakil Sekretaris Tsamratul Fikri, dan Mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng.

Pengukuran arah kiblat itu juga disaksikan Wakil Rais PCNU Banyuwangi KH Muwafiq dan Ketua Tanfidziyah PCNU  Banyuwangi KH Masykur Ali, KH Nizar Ahmad, Kepala KUA Genteng,Kapolsek Genteng dan tokoh agama yang lain. 

Peralatan yg digunakan Tim LFNU sendiri adalah alat yang baru dibeli tahun lalu, yaitu Total station tipe terbaru. Alat pengukur canggih ini dapat menunjukkan akurasi arah kiblat hanya dengan mengarahkan ke matahari untuk ambil koordinat matahari, kemudian diarahkan ke koordinar arah kiblat, yaitu 293° 56° 26″ UTSB, (Utara Timur Selatan Barat), atau 23° 56° 26″ (BU) dari arah Barat Keutara. Hasil pengukuran ini 99.99% akurasinya, karena menggunakan data ketinggian dan azimut matahari. Alat pembandingnya adalah busur derajat kompas.


Setelah diukur  diketahui arah kiblatnya ternyata melenceng sekitar 23 derajat.  “Arah kiblat musholla itu  melenceng 23 derajat ke arah selatan dari  kakbah,” cetus  
Wakil Sekretaris LFNU   Tsamrotul Fikri.

Karna melenceng 23 derajat , terang dia, maka arah kiblat bukan ke Kakbah. Sebab, dalam hitungan itu satu derajat jaraknya 111  kilometer. Maka, bila melenceng 23  derajat maka mushola di polsek itu tidak mengarah ke kakbah, tapi  daerah Tanzania atau Kongo Selatan.

“Kalau jaraknya cukup jauh, kira-kira sekitar Kongo” jelasnya. Tsamrotul Fikri menyebut arah kiblat  musholla  di Polsek  Genteng, itu bukan satu-satunya. Di Kabupaten Banyuwangi dan  Indonesia banyak musholla atau  masjid arah kiblatnya diketahui  berbeda dari seharusnya setelah dilakukan pengukuran.“Di sini banyak masjid yang  arahnya kurang tepat, kalau musholla atau  masjid belum akan dibangun, sof salat saja yang digeser,” jelasnya.  Pria yang juga guru Ilmu Falakiyah  di sejumlah pondok pesantren iru menegaskan ketidak tepatan derajat ini  menjadi pemakluman. Tapi, jika  sudah diketahui sebaiknya segera  dilakukan perbaikan.“Tidak apa-apa, segera diperbaiki saja,” jelasnya. 

Kapolsek Genteng, Kompol H. Sumartono, mengungkapkan saat ini polsek memang sedang melakukan renovasi musholla. Pihaknya  sengaja melibatkan tim ahli dalam renovasi musholla agar setelah selesai  kualitas musholla benar-benar sesuai  yang diharapkan.“Makanya kita minat petuah pak kyai, lalu diarahkan  untuk melibatkan tim Falakiyah,”  jelasnya.  

Ketua Tanfidziyah PCNU  Kabupaten Banyuwangi, KH Masykur Ali yang hadir mengungkapkan langkah yang dilakukan Polsek Genteng ini cukup baik.Pihaknya berharap instansi lainnya bisa mencontoh gebrakan yang dilakukan Kepolsek Genteng dengan melakukan perawatan dan perbaikan tempat ibadah di kantornya. Menurutnya itu menjadi penting karena tempat ibadah menjadi salah  satu tempat untuk meningkatkan  spiritual anggota agar bisa menjalankan tugas dengan baik.“Ini layak  dicontoh, mestinya kantor-kantor  yang lain ikut memperhatikan tempat ibadah atau musala yang ada di  kantornya,” katanya. (radar / NUOB)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by AnsorGenteng Online