ansorgenteng.blogspot.co.id

ansorgenteng.blogspot.co.id

Selasa, 01 November 2016

60 Banser Banyuwangi Ikuti Diklat Tanggap Bencana

BANYUWANGI – Selama empat hari ke depan, 60 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Banyuwangi, Jawa Timur digembleng di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.
Dalam acara yang digagas bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, tersebut mereka akan disuguhi materi tanggap bencana. Mulai dari kegunung apian, cuaca dan lainya.
“Peserta pelatihan diharapkan mampu menjadi penggerak untuk menciptakan masyarakat tangguh bencana,” ucap Satkorcab Banser PC GP Ansor Banyuwangi, Mashud, Senin (31/10/2016).
Mashud menjelaskan, peserta acara ini adalah perwakilan Banser dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta dari wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) di Banyuwangi. Dengan berbekal ilmu yang didapat dari pelatihan, diharapkan mereka akan menjadi penggerak sekaligus pemotivasi hingga ke tingkat Ranting.
“Dengan begitu akan terbentuk Banser Tanggap Bencana (Bagana) hingga di masing – masing desa,” cetusnya.
Mashud menambahkan, pasca kegiatan, Bagana akan diterjunkan ke lapangan, baik dalam kondisi bencana maupun tidak. Oleh karena itu, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana, peserta wajib menguasi tiga bidang kebencanaan. Mitigasi bencana, penanggulangan bencana saat bencana dan kemampuan pasca bencana.
“Pelatihannya pun ada klaster, ada pendidikan, trauma hilling, SAR daln lainya, maka diharapkan peserta mampu menguasai seluruh materi,” ungkap Sekrataris PC GP Ansor Banyuwangi, Mahbub Junaidi.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Banyuwangi, H Sukron Makmun Hidayat, menegaskan bahwa pelatihan Bagana dilakukan guna menyiapkan relawan tanggap bencana yang kompeten mengingat Banyuwangi memiliki dua gunung berapi dan panjang pantai yang luas dan rawan terjadi bencana.
“Karena dalam penanganan sebuah bencana, kompetensi itu sangat dibutuhkan, dan Ansor dan Banser harus hadir menjadi relawan sebagai wujud pengabdian ke masyarakat,” cetusnya.
Kepala BPBD Banyuwangi, Kusiyadi, mengapresiasi keaktifan Banser selaku bagian dari PC GP Ansor Banyuwangi, untuk bersedia tampil sebagai relawan bencana. Maka jangan heran, momen ini benar-benar dimaksimalkan dengan mendatangkan narasumber dari instansi terkait. Diantaranya dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tretes, Pasuruan, Badan SAR Nasional (Basarnas) Surabaya, BPBD Provinsi Jawa Timur dan lainnya.
“Kader Ansor kan tersebar disetiap kecamatan, itu sangat strategis, dan kita harapkan bisa terlibat langsung dalam kesiapsiagaan dan tanggap bencana guna pengurangan resiko bencana,” katanya. (TIMESINDONESIA)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by AnsorGenteng Online